RelationshipSocial

Bukan Cuma Pacaran, Cari Tahu Arti Relationship yang Sebenarnya

Kata relationship atau hubungan selalu diasosiasikan dengan hubungan romantis atau pacaran. Padahal makna relationship itu sangat luas dan tidak terbatas pada hubungan antar dua orang saja.

Makna Relationship

Relationship berasal dari bahasa inggris yang bahkan memiliki definisi yang berbeda-beda. Menurut Oxford Language, relationship berarti:

the way in which two or more people or things are connected, or the state of being connected.
Suatu keadaan antara dua orang atau lebih untuk berhubungan atau memiliki koneksi.

the state of being connected by blood or marriage.
Keadaan dimana seseorang memiliki hubungan karena darah atau pernikahan.

the way in which two or more people or groups regard and behave towards each other.
Keadaan dimana dua orang atau lebih atau bahkan dalam suatu komunitas yang saling menghormati dan berperilaku antar sesama.

an emotional and sexual association between two people.
Sebuah asosiasi spiritual dan seksual antar dua orang.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa makna utama dari relationship adalah hubungan antar manusia yang bervariasi, biasanya memiliki kesamaan untuk saling mengerti dan menerima. Memiliki relationship dengan seseorang berawal dari komunikasi dan adanya suatu keadaan atau tempat yang menghubungkan antara dua orang atau lebih seperti: tempat kerja, sekolah, keluarga, lingkungan rumah, komunitas, dan lain sebagainya.

Tipe-tipe Relationship

Setiap orang dapat memiliki banyak relationship sekaligus dalam satu waktu karena sudah merupakan kodrat manusia untuk berhubungan antar sesama dan sesuatu yang mereka percaya. Oleh karena itu, secara umum relationship dapat dibagi dalam 5 tipe, yaitu:

Keluarga (Familial Relationship / Relative)

Secara harfiah, keluarga merupakan sekumpulan orang yang berbagi leluhur yang sama. Namun, hubungan keluarga selain kesamaan “darah”, juga bisa terjadi karena adanya pernikahan, seperti: orangtua, saudara kandung, saudara tiri, suami/istri, om/tante, sepupu, dan lain sebagainya. Sejak lahir, manusia sudah membangun hubungan atau koneksi pada lingkungan keluarga yang menjaga, mengajari, dan berkomunikasi dengannya.

Pada dasarnya hubungan ini juga berlaku untuk orang yang tidak memiliki keluarga sejak lahir, karena siapa pun yang merawat dan membesarkanmu, termasuk orang-orang yang tumbuh besar denganmu dalam satu tempat, maka kamu bisa dibilang memiliki hubungan (seperti) keluarga dengan mereka.

Pertemanan (Friendship)

Jika hubungan keluarga lebih ke asosiasi karena hubungan darah, maka pertemanan atau persahabatan ada karena afeksi timbal balik antara dua orang atau lebih. Untuk beberapa orang, pertemanan atau persahabatan terkadang memiliki ikatan yang lebih dalam secara pribadi dibandingkan dengan asosiasi.

Ikatan kuat antara teman ini pun merupakan hal yang telah dipelajari di bidang akademik seperti komunikasi, sosiologi, psikologi sosial, antropologi, dan filsafat. Alasannya adalah dengan banyaknya orang yang berpikir bahwa teman merupakan suatu pilihan atas adanya kesamaan perilaku, pengertian, dan tujuan yang sama, bahkan beberapa menganggap teman dapat berlaku layaknya saudara, dibandingkan dengan saudara (kandung) sendiri.

Orang Lain yang Dikenal (Acquaintanceship)

Ini merupakan hubungan dengan orang lain yang tidak begitu kamu kenal secara pribadi. Biasanya hubungan ini ada karena keadaan, misalnya: kolega kantor, tetangga satu komplek, teman les, dan lain sebagainya. Kamu mengenal orang ini, tapi kamu tidak membicarakan hal pribadi diluar masalah pekerjaan misalnya, atau kamu tidak akan nongkrong atau menghubunginya untuk sekedar ngobrol.

Walaupun koneksi kalian terbatas, tak bisa dikatakan kalian tidak punya hubungan dengan orang ini. Selama kamu mengenalnya dan berinteraksi dengannya, maka ini disebut suatu hubungan. Perlu diingat bahwa ini berbeda dengan orang asing yang kamu tidak tahu namanya dan tidak pernah berinteraksi dengannya; sehingga bisa dikatakan bahwa orang asing tidak punya hubungan apa-apa denganmu.

Hubungan Romantis (Romantic Relationship)

Ini merupakan makna paling populer yang sering diasosiasikan dengan relationship. Dalam bahasa Inggris biasanya mereka akan menyebut “being in relationship with X” – “Aku pacaran dengan X”. Ini merupakan suatu hubungan yang dalam dan keinginan untuk bersama antara dua orang individu.

Berbeda dengan teman, hubungan ini melibatkan keintiman secara emosional dan fisik, dan biasanya bersifat monogami dan membutuhkan komitmen antara dua orang.

Hubungan dengan Tuhan (Relationship with God)

Ini merupakan hubungan yang bersifat spiritual, berlandaskan rasa kasih yang tulus dan ikhlas. Walaupun hubungan ini bersifat sangat pribadi, namun relationship terjadi karena kamu mengenal Tuhan, dan kamu percaya Tuhan pun mengenalmu lewat doa yang kamu panjatkan.

Orang-orang yang memiliki relationship dengan Tuhan biasanya akan selalu melibatkan Tuhan dalam kehidupannya; baik itu bersikap, berkata-kata, dan bahkan mengambil suatu keputusan.

Sebagian besar manusia memiliki 5 relationship seperti penjelasan di atas. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua relationship itu bersifat positif bagi kamu, banyak juga sisi negatif dari relationship itu sendiri. Pertanyaannya, jika sebuah relationship sudah tidak baik untuk salah satu atau kedua belah pihak, apa yang akan kamu lakukan?

Terkadang kita memiliki relationship yang tidak berumur panjang dengan seseorang atau bahkan keluarga, tapi satu yang pasti, setiap relationship yang pernah kamu jalin selalu memiliki pelajaran untuk kamu ambil.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button