BeautyFace

Apa itu pH Kulit dan Mengapa pH Sangat Penting Bagi Kulit

Peran kulit adalah sebagai pelindung utama antara tubuh kita dan dunia luar, dan pH kulit adalah salah satu mekanisme dalam perlindungan tersebut. PH kulit kita terus-menerus terpapar oleh agresor eksternal seperti polusi, perubahan suhu, dan produk perawatan.

Para ahli kecantikan, ahli kulit, dan ahli kesehatan mungkin memiliki filosofi yang berbeda, namun semuanya setuju bahwa tingkat pH pada kulit sangat penting untuk kesehatan kulit secara keseluruhan. Oleh sebab itu kemudian muncul istilah “pH balance” yang diserukan oleh berbagai perusahaan produsen-produsen perawatan kulit.

Pasar dibanjiri dengan pembersih, toner, pelembab, dan berbagai produk perawatan lainnya dengan label produk yang berfokus pada pH balance. Produk-produk perawatan kulit yang beredar mengeklaim bahwa produk mereka dapat membantu menjaga pH optimal kulit dan mendukung serta memulihkan pertahanan alaminya.

Sehingga hal ini membuat kulit kita menjadi lebih tangguh, kurang sensitif, dan lebih mampu melakukan pekerjaan vitalnya untuk melindungi kita

Apa itu pH Kulit?

PH (Potential hydrogen) merupakan skala numerik yang mengindikasikan seberapa acidic (asam) atau alkaline (basa) sesuatu. Pada skala pH 1 hingga 14, 7 bersifat netral, di bawah 7 bersifat acidic (asam), dan di atas 7 bersifat alkaline (basa).

Nilai pH optimal kulit pada wajah dan tubuh kita terletak antara 4,7 dan 5,75.

Namun, pH kulit sendiri bervariasi akibat faktor jenis kelamin dan letak kulit pada bagian tubuh.

Berdasarkan nilai pH optimal di atas, dapat dikatakan bahwa pH alami kulit normal adalah sedikit acidic (asam). pH acidic (asam) ini dipengaruhi oleh apa yang disebut dengan acid mantle yang merupakan lapisan tipis pada permukaan kulit yang membantu mempertahankan kulit agar sedikit acidic (asam).

Mengapa pH Kulit Penting?

PH kulit memiliki peran penting dalam menjaga kondisi kulit. Acid mantle sendiri merupakan kunci terhadap perlindungan itu tersebut, dimana acid mantle dapat menetralkan agresor berbasis alkali, menghambat pertumbuhan bakteri, dan mengembalikan serta mempertahankan lingkungan asam yang optimal di mana mikroba alami kulit dapat berkembang dengan baik.

Jika pH kulit kita naik ke kisaran alkaline (basa), maka keseimbangan alaminya akan terganggu, dimana biasanya kulit akan kehilangan kandungan air dan menjadi kering. Pada kondisi ini, lapisan epidermis (lapisan luar) kulit tidak lagi mampu bekerja sebagai pelindung.

Apabila kerja kulit terganggu, maka kulit akan mudah mengalami masalah seperti kulit kering, sensitif atau hipersensitif, dan rentan terhadap infeksi, penyakit seperti Dermatitis Atopik dan kondisi seperti Rosacea, akibat paparan yang ada di lingkungan kita hidup.

Apa Saja yang Dapat Memengaruhi pH Kulit?

Ada banyak faktor eksternal dan internal yang dapat berdampak pada pH kulit. Lokasi kulit pada tubuh dan kondisi kulit tertentu, seperti Dermatitis Atopik, dapat mengubah pH kulit kita.

Faktor Eksternal yang Mempengaruhi pH Kulit Wajah

  • Perubahan suhu dan kelembaban
  • Debu dan polusi
  • Mencuci muka secara berlebihan
  • Pemakaian kosmetik alkaline (basa)
  • Penggunaan produk yang mengandung bahan kimia alkaline (basa)

Faktor Internal yang Mempengaruhi pH Kulit Wajah

  • Genetika
  • Usia
  • Hormon

Tips Menjaga pH Kulit Tetap Seimbang

Hal yang dapat membantu mendukung pH optimal kulit adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat, melakukan rutinitas perawatan kulit yang teratur, dan menggunakan produk perawatan yang sesuai untuk menjaga pH alami kulit dan mempertahankan pelindungnya.

 

sign

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button