EmployeeWork Stuff

Tips Sukses dalam Dunia Kerja yang Bisa Kamu Coba

Sudah bekerja bertahun-tahun tapi tidak ada peningkatan karir yang signifikan. Rasanya sudah kerja setengah mati, tapi tidak pernah dilirik untuk promosi. Masalahnya dimana?

Memang dunia kerja itu tidak lepas dari yang namanya persaingan. Mulai dari proses melamar kerja, interview, masa probation, sampai menjadi karyawan pun masih bersaing juga. Buat sebagian orang, tidak adanya peningkatan karir, asal tetap dipekerjakan sudah cukup baik dan memuaskan. Sementara sebagian lainnya tentunya bermimpi untuk memiliki karir yang terus menanjak.

Setiap perusahaan dan pekerjaan memiliki tantangannya masing-masing. Terkadang tantangannya bukan datang dari pekerjaannya sendiri; atasan, kolega, klien, vendor, dan kultur perusahaan, membuat banyak orang kesulitan untuk menanjak jenjang karir.

Namun terlepas dari faktor eksternal (eksternal disini adalah faktor diluar diri kamu sendiri), apakah kamu sudah menjadi pegawai yang sukses?

Menjadi Pegawai yang Sukses

Menjadi seorang pegawai yang sukses bukan cuma soal kerja keras atau kerja cerdas, ada atau tidaknya work-life balance, pintar atau tidaknya berpolitik di kantor. Semua orang memiliki caranya masing-masing dalam mengejar dan meningkatkan karirnya. Hal paling utama untuk menjadi seorang pegawai yang sukses adalah adanya keinginan yang divisualisasikan dengan sikap untuk sukses.

Beberapa orang cukup beruntung dapat naik karir dengan cepat, namun lebih banyak yang membutuhkan waktu untuk mencapai posisi impiannya. Namun, sikap (attitude) di kantor merupakan salah satu faktor utama jika ingin dilirik untuk promosi.

Berikut adalah beberapa sikap yang harus kamu miliki jika ingin sukses:

lowongan-kerja

Ketahui dan Patuhi Pedoman Perusahaan

Ketika bekerja di perusahaan baru, ada baiknya kamu mencari tahu segala hal mengenai perusahaan tempatmu bekerja. Mulai dari visi-misi perusahaan, kultur perusahaan, tujuan perusahaan secara garis besar, hingga ekspektasi terhadap jabatanmu di kantor. Memiliki pengetahuan akan perusahaan akan membantu kamu bekerja sejalan dengan visi-misi perusahaan.

Bekerja Sejalan dengan Perusahaan

Sebagai contoh, misalnya kamu bekerja di industri manufaktur dan perusahaan kamu memiliki tujuan untuk mendukung globalisasi di bidang teknologi digital, khususnya di bidang perindustrian. Selain produk yang dijual, perusahaan kamu juga menjanjikan proses produksi yang efektif dan efisien untuk menyediakan barang dengan cepat dan akurat.

Sementara posisi kamu adalah admin staff di divisi supply chain dengan pekerjaan utama adalah memesan produk berdasarkan purchase order (PO) ke pabrik. Lalu pertanyaannya, bagaimana caranya kamu bisa bekerja sejalan dengan tujuan perusahaan?

Pertama-tama, pelajari arus kerja secara umum, dan posisi kamu dimana dalam arus tersebut, dan seberapa penting posisi kamu untuk menjaga arus kerja tetap mengalir lancar, dan terutama tidak mampet di kamu. Misalnya: Sales mencari pembeli, kemudian pembeli akan membuat pemesanan dengan PO, setelah perusahaan mendapatkan PO, kamu akan melakukan pemesanan ke pabrik lewat suatu sistem pemesanan internal, pabrik produksi, selesai produksi, terakhir mengirimkan barang ke pembeli, pembeli akan menggunakan produk pesanan mereka untuk digunakan pada pabrik mereka.

Jika kamu menunda pekerjaan, tidak mahir dalam menggunakan sistem pemesanan, tidak teliti dalam membedakan kode barang dan kuantitas yang dipesan, maka artinya kamu tidak bekerja sejalan dengan perusahaan. Satu kesalahan pada suatu proses akan berdampak pada banyak hal: keterlambatan produksi, merusak cash-flow, protes atau bahkan penalti dari klien, hilangnya kepercayaan pada perusahaan, dan lain sebagainya.

Mungkin kamu berpikir soal dampak tersebut, atau merasa bahwa dampaknya tidak sebesar itu sampai membuat perusahaan bangkrut, namun sikap seperti ini akan membuat atasanmu berpikir ulang untuk mempertimbangkan kenaikan karirmu.

koneksi-perusahaan

Proaktif dan Kreatif di Kantor

Pada saat memulai pekerjaan, biasanya kamu akan diberikan daftar pekerjaan (job description) yang harus kamu lakukan. Setelah beberapa waktu kamu sudah berhasil menguasai pekerjaanmu dan dapat mengerjakan semuanya dengan baik. Namun jika kamu hanya bekerja sesuai dengan job-desc saja, maka jangan heran kalau kamu tidak dipromosikan.

Pegawai yang sukses biasanya memiliki sikap proaktif dan kreatif. Mereka dapat melihat apa yang bisa ditingkatkan dalam pekerjaan harian mereka; misalnya membuat laporan bulanan yang tidak pernah ada atau diminta sebelumnya. Mereka juga aktif memberikan ide dan masukan setiap ada kesempatan: misalnya memiliki konsep untuk mempermudah arus kerja agar lebih efisien.

Walaupun idemu ditolak atau inisiatifmu dipandang sebelah mata pada awalnya, namun kamu telah menawarkan nilai lebih, dan kamu memiliki hal yang bisa digunakan untuk negosiasi gaji atau promosi nantinya, karena kamu telah melakukan lebih dari sekedar daftar pekerjaanmu yang sudah ditetapkan.

Perlakukan Semua Orang dengan Respek dan Bangun Relasi

Tidak membicarakan hal buruk tentang seorang kolega ke kolega lain, berikan kesempatan pada orang lain untuk menyampaikan idenya, secara aktif mendengarkan pendapat orang lain, memberikan respon secara positif merupakan bentuk respek terhadap orang lain.

Selalu ingat untuk memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Kamu tidak tahu masa depan orang lain bagaimana, pun kamu tidak tahu seberapa besar pengaruh seseorang di perusahaan atau apa yang didengar seseorang. Dengan berlaku respek, bukan tidak mungkin banyak yang tidak akan segan-segan mendukungmu untuk mendapatkan promosi.

“Respect is a two-way street, if you want to get it, you’ve got to give it.”

R.G. Risch

Fokus

Seorang pegawai yang sukses akan fokus memiliki gol atas karirnya. Tetapkan gol jangka pendek dan jangka panjangmu yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Komunikasikan segala hal dengan atasanmu, jika kamu bingung, tanya apa yang bisa kamu lakukan atau berikan pada perusahaan jika kamu ingin mendapatkan promosi atau kenaikan gaji.

Fokus terhadap hal positif. Banyak perusahaan bergerak secara dinamis, kamu harus bisa cepat adaptasi dan fokus pada nilai positif atas perubahan yang terjadi. Perubahan yang ada selalu memiliki tujuan yang baik untuk kepentingan perusahaan secara umum. Tunjukkan bahwa kamu tetap bisa diandalkan.

Fokus sebagai pemberi solusi dan bukan berkutat pada masalah. Masalah adalah hal yang sudah terjadi, yang paling penting adalah memberikan solusi atas masalah tersebut. Walaupun solusinya tidak sempurna, dengan memberi solusi menunjukkan bahwa kamu cukup mengerti duduk masalahnya dan berusaha menyelesaikannya. Mengantisipasi masalah yang mungkin muncul juga merupakan bentuk pemberian solusi untuk kedepannya.

Itulah 5 sikap dasar yang dimiliki oleh seorang pegawai sukses. Sikap tersebut memang tidak menjamin kesuksesan secara langsung. Namun dengan memiliki sikap-sikap tersebut, maka kamu akan menjadi seorang individu profesional yang lebih baik untuk diri kamu sendiri.

Mungkin kamu belum mendapatkan kesuksesan di perusahaan sekarang, namun siapa tahu jika kamu bekerja di perusahaan lain, kesuksesanmu akan datang karena sikapmu sejalan dengan perusahaan baru tersebut.

Terus belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik adalah sebuah proses yang panjang. Tidak ada ilmu dan kebaikan yang sia-sia. Kamu tidak akan pernah tau siapa atau apa yang dapat membantumu mendapatkan kesuksesan dalam karirmu.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button