BeautyFace

Kenali Tipe Kulit Wajah, Agar Tidak Salah Memilih Produk

Memiliki kulit wajah cantik dimulai dari mengenal tipe kulit dan memilih rutinitas perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Banyak orang yang tidak tahu tipe kulit mereka dapat memilih produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan kulitnya.

Mengetahui tipe kulit wajah secara tepat merupakan langkah utama dalam melakukan perawatan wajah yang optimal. Sebaliknya jika kamu memakai produk yang tidak sesuai dengan tipe kulit kamu, kemungkinan besar kulit kamu akan teriritasi, muncul jerawat, dan bahkan mempercepat proses penuaan kulit.

Tipe kulit yang kamu miliki bergantung pada kandungan air dan minyak pada kulit, jika kandungan tersebut tidak seimbang, maka kulit akan bermasalah. Itulah mengapa dengan mengetahui tipe kulit wajah, maka produk skincare yang akan digunakan diharapkan dapat membantu menyeimbangkan kadar air dan minyak pada kulit wajah.

Tipe Kulit Wajah

Tipe kulit setiap orang itu unik dan, namun terdapat beberapa tipe kulit yang sudah diklasifikasikan secara umum untuk dapat membantu kamu mengidentifikasi tipe kulit kamu. Mungkin saja satu tipe kulit tidak dapat menggambarkan tipe kulit kamu secara tepat, namun kamu bisa menentukan tipe kulit kamu dari ciri-ciri berikut yang paling mendekati:

Kulit Normal (Normal Skin)

Kulit normal memiliki kandungan air dan minyak yang seimbang karena kulit tipe ini memiliki sirkulasi yang bagus. Orang yang memiliki tipe kulit normal bisa dibilang tidak pernah jerawatan, dan mereka juga dapat mencoba berbagai macam produk skincare tanpa masalah. Kulit normal biasanya memiliki tekstur kulit yang halus dengan warna kulit merata.

Kulit Kering (Dry Skin)

Pemilik kulit kering biasanya mengalami wajah yang kencang seperti ketarik, dan bahkan mengelupas di beberapa area. Penyebabnya adalah rendahnya produksi minyak pada kulit. Pemilik kulit kering juga cenderung mengalami tanda-tanda penuaan dini jika dibiarkan tanpa perawatan

Kulit Berminyak (Oily Skin)

Tipe kulit ini memproduksi jaringan minyak secara berlebihan di seluruh permukaan wajah. Kulit berminyak terjadi karena berbagai faktor seperti genetik, hormon, diet, iklim, stres, dan lain sebagainya. Kelebihan minyak di kulit ini dapat membuat pori-pori wajah membesar dan mudah berjerawat akibat kelebihan minyak yang keluar dari pori-pori wajah. Pemilik kulit berminyak juga tidak selalu berjerawat, namun pada saat-saat tertentu dapat muncul jerawat.

Kulit Kombinasi (Combination Skin)

Merupakan kondisi kulit yang memiliki perpaduan antara kulit kering dan kulit berminyak. Orang yang memiliki tipe kulit kombinasi biasanya memiliki ciri-ciri kulit kering pada area pipi dan ciri-ciri kulit berminyak pada area T-Zone.

Kulit Sensitif (Sensitive Skin)

Tipe kulit ini biasanya mudah terbakar (inflamasi), teriritasi, dan mudah terserang kondisi kulit seperti eksim, rosacea, dan alergi. Selain itu tipe kulit ini juga gampang terpengaruh oleh perubahan iklim.

Perlu diingat bahwa kondisi dan tipe kulit mungkin dapat berubah seiring waktu, karena faktor umur, lingkungan, dan gaya hidup. Bisa jadi pada saat remaja kamu memiliki tipe kulit berminyak, namun karena pengaruh faktor lingkungan dan gaya hidup, kulit kamu berubah menjadi kering atau kombinasi. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan kondisi dan kebutuhan kulit kamu agar kesehatan dan keremajaan kulit wajah kamu dapat tetap terjaga.

Sesuaikan penggunaan produk skincare kamu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit pada saat itu. Jika produk dan rutinitas harian kamu mulai stagnan dan tidak membuat kulit wajah lebih baik, tidak ada salahnya mengganti produk tersebut agar kamu selalu mendapatkan hasil optimal dalam perawatan wajah kamu.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button